Kembali ke si Mbah dan Muridnya… Si Mbah diundang datang ke sebuah rapat kerajaan… Dia dan seorang muridnya berangkat menuju sebuah balai pertemuan.

Murid: Mbah, kok bajunya sederhana begitu? Nggak malu apa di depan Pamong Praja pakai pakaian begitu?
Mbah: Muridku, penampilan itu tidak penting. Yang penting dalam sebuah rapat yang penting itu keikutsertaan kita.
Murid: Iya mbah…

Sesampainya di Balai.Mbah dan Muridnya ditahan Security. (Lha, emang Zaman Demak wes ono Sekuriti?)

Security: Pengemis dan Pengamen dilarang masuk!
(Sambil ngusir Mbah dan Muridnya)
Mbah: WONG NDABLEK! AKU DIKIRA PENGEMIS! SESAT,SESAT TUH RAPAT!

9 Responses to “WONG NDABLEK! AKU DIKIRA PENGEMIS!”

  1. Zelgadien Says:

    vertamax lagi…..!!!!!!!!

  2. Zelgadien Says:

    Iya ya……
    orang-orang dah ndak ngeliat isi lagi, mereka cenderung ngeliat orang DARI TAMPANG

    Jahat mereka semua….Hiks….Hiks.

  3. HARUHI-ism Says:

    Lha bsederhana tapi bersih atau gimana inih?

  4. jensen99 Says:

    Ah, itu pasti karena gak bawa ID-card dan undangannya… :mrgreen:

  5. eMina Says:

    lha, mesti tau kondisi juga kan?
    klo kondisi dan situasi mengharuskan kita berpenampilan baik dan formal, ya sebaiknya kita juga menyesuaikan.
    kklo engga, ya kayak gitu. jadinya ga bisa masuk ke rapat kan?

  6. uwiuw Says:

    hehehe kacau juga tuh guru and murid cs…dua maut…tapi ngarep apa kalau emang ngak sesuai protokoler sebuah rapat…rambut rapi, pake kemeja, dan ngak lupa pake dasi :-)

  7. Lockon Stratos a.k.a. Tendo Soji Says:

    …sama aja ma cosplay pas ambil rapot…

  8. Uchiha Miyu Says:

    susah kl org udah nilai pake tampang..

    You’ve been tagged! :D http://meusworld.wordpress.com/2008/04/17/all-about-me-u-extra/

  9. Xaliber von Reginhild Says:

    Diskriminasi berdasarkan penampilan… kadang ini memang perlu, mungkin. Tapi kalau kayak cerita di atas, penampilannya si mbah kayak gimana ya? ^^;

Leave a Reply